Memfasilitasi Para Pelaku IKM Ivo Sugianto Sabran Buat E-Vommerce Melalui Website www.tokokaltengberkah.com

Kalteng – http://Inovasiborneo.co.id -Ivo Sugianto Sabran kembali melakukan terobosan untuk memfasilitasi para pelaku IKM dengan membuat media Perdagangan Elektronik atau yang biasa kita sebut dengan E-commerce melalui website www.tokokaltengberkah.com. Melalui E-Commerce ini diharapkan para pelaku IKM dapat dengan mudah memasarkan produk-produknya serta bisa meningkatkan pendapatan pelaku IKM.

“Saya lihat ini langkah yang luar biasa semenjak adanya Ibu Ivo Sugianto Sabran sebagai ketua dekranasda, berbagai inovasi sudah dilakukan, termasuk salah satunya pusat souvenir CBS ini,” ucap Plt. Kepala Dinas Kominfosantik Prov Kalteng Agus Siswadi saat mengunjungi CBS dan Lapak Kuliner Gratis, Jumat (4/3/2022) malam.

Agus Siswadi yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Promosi dan Humas Dekranasda Prov Kalteng ini mengatakan bahwa Ketua Dekranasda Ivo Sugianto Sabran telah berhasil menggerakkan serta mengimplementasikan sejumlah ide serta inovasi yang telah dan yang akan dilakukan oleh Dekranasda.

 Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Ivo Sugianto Sabran terus melakukan berbagai inovasi untuk memajukan sektor Industri Kecil Menengah (IKM) dengan berbagai terobosan-terobosan yang dinilai sangat efektif dan efisien, serta tepat sasaran.

Dimulai dari pembangunan Galeri Central Borneo Souvenir (CBS) yang merupakan sentra pusat oleh-oleh dan souvenir otentik khas Kalteng hasil karya dari pengrajin-pengrajin dari berbagai daerah di Kalteng dengan kualitas yang sangat baik dan harga terjangkau.

Baca Juga:

https://inovasiborneo.co.id/2022/03/05/dekranasda-kalteng-berkolaborasi-dengan-dinas-budpar-gerakkan-industri-kecil-menengah/

Ketua Dekranada Ivo Sugianto Sabran juga mencetuskan inovasi Lapak Kuliner Gratis di halaman Gedung CBS, dengan memberikan fasilitas gratis berupa tenda, kursi, meja serta fasilitas pendukung lainnya.

Pandemi Covid-19 memaksa para pelaku usaha, khususnya sektor IKM mengubah cara pandang dalam melakukan promosi, komunikasi serta distribusi. Adaptasi kebiasaan baru dalam berbagai kebijakan pemerintah guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19, mengubah gaya hidup masyarakat didalam aktifitas jual dan beli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *